"Saya malah belum tahu," kata JK sembari tersenyum.
Hal ini disampaikan JK di sela-sela peresmian kantor donor darah PMI di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa (25/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak mau berandai-andai," kata mantan Ketua Umum Golkar yang kini duduk di Ketua PMI ini.
Lalu bagaimana JK menanggapi dorongan evaluasi pencapresan Ical jika popularitas Ical tidak naik-naik? "Saya tidak tahu," jawab mantan wapres ini diplomatis.
Popularitas JK berada di atas Ical dalam survei yang dilakukan oleh CSIS pada bulan Agustus 2012 lalu. JK kala itu memperoleh 11,5 persen di atas Ical yang hanya meraih 8,9 persen suara.
Namun survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyangkut Pilpres 2014 yang dirilis 23 September lalu, JK hanya menempati urutan kelima dengan 6,5 persen, sedang Ical menyalip JK dengan perolehan suara 10 peren setara dengan Megawati Soekarnoputri.
(van/nrl)











































