"Kalau lihat di media dan iklan, ada kesan Prabowo mau curi momentum Jokowi. Mau ambil untung dari fenomena Jokowi. Secara politik, tak salah, monggolah," kata Ramadhan.
Hal ini disampaikan Ramadhan kepada detikcom, Jumat (21/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya, efeknya rendah. Sosoknya terlalu tua dan kurang nyetrum di mata publik. Prabowo jadi king maker saja, mendorong orang muda kualitas jadi king. Kalau meng-king-kan diri sendiri, waah bisa kontraproduktif," katanya. Sekadar diketahui, Prabowo berusia 61 tahun pada 17 Oktober nanti.
Menurutnya banyak kalangan yang kurang yakin dengan Prabowo. Sementara, lanjut Ramadhan, banyak tokoh muda yang seharusnya bisa didorong Gerindra menjadi capres atau cawapres.
"Kalau nggak percaya, lihat saja komen publik di social media twitter. Bahkan aktivis saja banyak yang masih was-was hehehe.. berat jadinya. Figur-figur muda macam Fadli Zon, Muzani, Pramono Anung, Budiman Sudjatmiko, Puan Maharani, saya kira malah lebih nyetrum dibandingkan para senior mereka yang sudah terlalu tua," ujar politisi berusia 45 tahun ini.
(van/nrl)










































