Sambil Santap Sate Padang di Kaki Lima, Foke Jelaskan Jamkesda

Sambil Santap Sate Padang di Kaki Lima, Foke Jelaskan Jamkesda

Ray Jordan - detikNews
Jumat, 14 Sep 2012 17:31 WIB
Sambil Santap Sate Padang di Kaki Lima, Foke Jelaskan Jamkesda
Jakarta - Program jaminan kesehatan daerah merupakan salah satu isu yang diusung Fauzi Bowo dalam kampanyenya sebagai Cagub DKI Jakarta. Sembari menyantap sate padang, dia menjelaskan pernyataannya tentang pelayanan kesehatan yang sempat menjadi kontroversi.

"Saya mau sedikit kasi komentar mengenai Jamkesda. Jakarta sudah punya sejak lama tapi untuk menyempurnakan, ya terus dilakukan," kata Foke di jajanan kaki lima Masjid Al Azhar, Jl Raden Patah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2012).

Menurutnya, Pemprop DK Jakarta telah membagikan-bagikan kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) kepada warga yang memenuuhi kriteria untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis. Layanan ini hanya berlaku di rumah-rumah sakit milik pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Program ini sudah berlangsung secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir di berbagai daerah di Indonesia. Di kota-kota besar lain di dunia juga telah diterapkan. Maka tidak benar tudingan bahwa programnya mencontek milik saingannya.

"Seperti di Sidney, Tokyo dan Singapura, juga ada sistem jaminan pelayanan kesehatan. Kira-kira masuk akal kalau saya bilang 'gile, itu kota-kota ngikutin gua'? Atau misalnya Obama kampanye soal kesehatan, terus saya bilang 'gile itu Obama nyontek gua'. Fair nggak? Nggak kan? Jadi itu ada basisnya sendiri-sendiri," tutur Foke.

Penjelasan ini dipaparkannya di sebuah lapak gerobak sate padang di Masjid Al Azhar. Sembari menyantap sate padang dan es kepala muda, Foke yang mengenakan baju koko lengan panjang warna putih sesekali menyapa dan menyalami warga yang menghampirinya.

"Apa kabar? Jadi ramai ya? Ayo makan," sapa Foke.

Masalah kampanye dalam bentuk debat kandidat juga disinggung wartawan. Foke menyatakan kesiapannya mengikuti rangkaian debat kandidat yang akan dimulai malam ini hingga dua hari ke depan. Menurutnya tidak ada perubahan isu yang signifikan dibanding debat pada putaran pertama, sebab semua isu layanan publik selalu relevan.

"Bahkan bisa saja pada Pilgub 2017 isu yang sama masih relevan," ujar kandidat incumbent ini.

"Biarkan masa kampanye ini mengalir, berjalan lancar dan berlangsung dengan aman," sambung Foke yang mengandalkan kumis sebagai iconnya.

(jor/lh)


Berita Terkait