"Pada dompet korban laki-laki, ditemukan 3 KTP dengan nama dan alamat yang berbeda," kata petugas piket Polsek Metro Cilincing, Brigadir Iskandar, kepada detikcom, Jumat (14/9/2012).
Iskandar mengatakan, untuk korban laki-laki, sementara ini kepolisian menggunakan data atas nama Koyong yang beralamat di Neglasari, Tangerang. Hal ini merujuk pada waktu berlaku yang masih lama dari kartu tanda penduduk tersebut yang menandakan bahwa KTP tersebut belum lama dibuat. Sedangkan untuk korban satu lagi (perempuan), petugas tidak menemukan identitas apapun di dalam tasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama: Ong Liang Tin Bin Cinkeng
TTL: 11 Juni 1954
Alamat: Dusun Sarakan RT 16/06, desa Tambak Sari, kecamatan Tirtajaya, kabupaten Karawang.
Agama: Buddha
Berlaku hingga Juni 2013
Nama: Ong Liang Tin
TTL: 11 Juni 1954
Alamat: Rawa Rotan RT 03 RW 02, Kelurahan Selapanjang Jaya, Kecamatan Neglasari, Tangerang.
Agama: Buddha
Berlaku hingga Juni 2012 (sudah tidak berlaku)
Nama: Koyong
TTL: 2 Agustus 1956
Alamat: Rawa Rotan RT 03 RW 02, Kelurahan Selapanjang Jaya, Kecamatan Neglasari, Tangerang.
Agama: Islam
Berlaku hingga Agustus 2016
"Saat ini belum ada pihak keluarga yang menghubungi kami. Jadi kami menghimbau kepada siapa yang mengenali korban, harap segera menghubungi kepolisian," imbuh Iskandar.
Sebelumnya, telah terjadi kecelakaan maut antara truk trailer dengan sepeda motor Mio putih di jalan Cilincing Raya, Jakarta Utara. Dua orang pengendara motor meninggal dunia, saat ini jenazahnya telah berada di RSCM, Jakarta Pusat.
(ahy/ahy)











































