"Ya benar. Satu petugas pemadam meninggal dari kejadian kebakaran tadi pagi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Dadang Airlangga, ketika dihubungi detikcom, Kamis (13/9/2012) siang WITA.
Keterangan diperoleh, api berkobar di permukiman penduduk Jl Merdeka IV RT 94 Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Samarinda Ilir, sekitar pukul 10.00 WITA. Belasan unit mobil pemadam dari berbagai instansi, dikerahkan untuk memadamkan api. Kurang dari 1 jam kemudian, kobaran api berhasil dipadamkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat kondisi korban, rekan-rekannya langsung bergegas membawanya ke Rumah Sakit Islam, yang berada tidak begitu jauh dari lokasi kebakaran.
"Setelah sampai di rumah sakit, tidak sampai 15 menit kemudian, beliau meninggal. Yang jelas, saat kita bawa ke rumah sakit, beliau masih bernafas," ujar Rihadi.
"Saat ini, almarhum dibawa ke kediamannya di Jl Merdeka III, bersebelahan dengan Merdeka IV," tambahnya.
Belum diketahui jelas penyebab meninggalnya korban usai menjalankan tugasnya memadamkan kobaran api. Namun diduga kuat, korban mengalami serangan jantung.
"Beliau tadi di lokasi sebelum kita bawa ke rumah sakit, seperti terkena serangan jantung. Sesak nafas, kejang-kejang dan pucat dan beliau terjatuh sendiri di lokasi," terang Rihadi menegaskan.
Peristiwa kebakaran itu menghanguskan 5 rumah warga yang dihuni 19 jiwa. Kesigapan petugas pemadam dibantu warga berhasil mencegah kebakaran tidak meluas.
(try/try)











































