KPK Minta Mirwan Amir Jujur Ungkap Kasus DPID

KPK Minta Mirwan Amir Jujur Ungkap Kasus DPID

- detikNews
Selasa, 11 Sep 2012 08:56 WIB
KPK Minta Mirwan Amir Jujur Ungkap Kasus DPID
Jakarta - KPK menjadwalkan pemanggilan kepada Mirwan Amir, mantan pimpinan Banggar terkait kasus suap DPID di Banggar. Pihak lembaga antikorupsi itu meminta Mirwan jujur dalam menjalani pemeriksaannya.

"Ya ini kesempatan bagi dia untuk mengungkap semua. Jujur menyatakan apa yang dia ketahui," ujar Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di Yogyakarta, Selasa (11/9/2012).

Mengenai apa yang akan ditanyakan ke Mirwan, Busyro mengatakan hal itu sepenuhnya kewenangan penyidik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu semua di penyidik. Kalau sudah ekspos, baru saya dilapori," papar mantan Ketua KY ini.

Mirwan akan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka penyuap Wa Ode Fahd Rafiq. Saat bersaksi untuk Wa Ode dalam persidangan sebelumnya, pengusaha Fahd A Rafiq mengungkapkan, Mirwan dan Tamsil-lah yang mengurus alokasi DPID di Aceh. Menurut Fahd, Mirwan mendapat jatah mengurus DPID untuk Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Besar sedangkan Tamsil mengurus alokasi DPID untuk Kabupaten Pidie Jaya. Fahd mengaku tahu soal peran Mirwan dan Tamsil ini setelah dia dihubungi pihak daerah yang menuduhnya berbohong.

"Orang daerah telepon, itu (DPID) tidak masuk. Katanya 'Kalau Bener Meriah dan Aceh Besar yang urus Mirwan Amir, Pidie Jaya yang urus PKS, Tamsil Linrung. Kamu jangan ngaku-ngaku, jangan menipu'," kata Fahd meniru perkataan orang daerah yang menghubunginya itu.

Pihak daerah menghubungi Fahd karena alokasi DPID yang dijanjikannya tidak juga gol. Sebelumnya Fahd berjanji bisa membantu para bupati agar daerahnya mendapat DPID. Untuk itu, Fahd diperkenalkan Haris Surahman ke Wa Ode Nurhayati. Namun rupanya, proyek DPID yang diurus Fahd dengan bantuan Wa Ode tersebut tidak juga gol padahal Fahd sudah membayarkan commitment fee. Oleh karena itulah, Fahd yang juga tersangka kasus dugaan suap DPID itu meminta uangnya kembali ke Wa Ode.

Mirwan Amir sebelumnya dalam berbagai kesempatan memberikan bantahan terkait dugaan terlibat kasus DPID. "Jadi sangat fitnah yang memberi informasi itu," jelas Mirwa beberapa waktu lalu.

Demikian juga Tamsil. Dia sudah tegas-tegas membantah mengenal Fahd. Apa yang ditudingkan Fahd pun dianggapnya tidak benar. "Saya tidak pernah kenal dan bertemu dengan Fahd," jelas Tamsil di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (10/9/2012).

(fjp/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads