Ini Dia Thorik, Calon Pelaku Bom Bunuh Diri di Markas Brimob Kwitang

Ini Dia Thorik, Calon Pelaku Bom Bunuh Diri di Markas Brimob Kwitang

Prins David Saut - detikNews
Senin, 10 Sep 2012 18:40 WIB
Ini Dia Thorik, Calon Pelaku Bom Bunuh Diri di Markas Brimob Kwitang
Thorik (foto: istimewa/detikcom)
Jakarta - Muhamad Thorik, tersangka kasus penyimpanan bom di Tambora dan ledakan bom di Depok, sudah menyerahkan diri. Thorik yang akan menjadi 'pengantin' untuk melakukan bom bunuh diri di Markas Brimob Kwitang, Jakarta Pusat itu kini terlihat gundul.

Tampilan terbaru Thorik bisa dilihat dari foto yang didapatkan detikcom dari seorang sumber, Senin (10/9/2012), Thorik berpenampilan beda dari foto yang beredar selama ini. Bila sebelumnya, di kepalanya ada rambut hitam tipis, setelah menyerahkan diri ke polisi, Thorik sudah berkepala pelontos.

Dahinya tetap terlihat bidang. Wajahnya tampak biasa saja, meski mata sebelah kiri agak merah. Dia mengenakan kaos warna hitam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Thorik sebelumnya diburu oleh Densus 88 Polri sejak bahan peledak di rumahnya di Jalan Teratai, Tambora, Jakarta Barat tiba-tiba berasap beberapa hari lalu. Dia melarikan diri saat Tim Gegana mendatangi rumahnya. Dia sempat diduga sebagai pria yang mengalami luka parah dan kritis akibat ledakan bom di rumah kontrakan Yusuf Rizaldi di Jalan Nusantara, Beji, Depok pada Sabtu (8/9/2012) malam.

Tapi ternyata Thorik tiba-tiba menyerahkan diri ke pos polisi Tambora pada Minggu (9/9/2012) malam. Setelah menyerahkan diri, Thorik diinterogasi polisi untuk pengembangan kasus terorisme ini. Keterangan Thorik membuat polisi menggeledah sebuah rumah di Bojonggede, Bogor. Polisi menemukan sejumlah bahan peledak dan menangkap teman Thorik bernama Arif.

Dari keterangannya kepada polisi, Thorik mengaku akan menjadi pelaku bom bunuh diri di Markas Brimob di Kwitang. Rencananya, aksi bom bunuh diri itu akan ia lakukan pada hari ini. Atas keterangan Thorik pula, polisi memastikan bahwa pria yang kritis akibat ledakan bom dan dirawat di ICU RS Polri adalah Anwar.

Dari kartu keluarganya, Thorik diketahui berumur 32 tahun. Dia memiliki seorang istri dan 1 anak. Terkait dengan bom bunuh diri yang ia lakukan, Thorik sudah menulis surat wasiat. Namun, tiba-tiba dia menyerahkan diri ke polisi. Dia mengaku kangen dengan keluarganya. Saat menyerahkan diri, Thorik mengenakan wig.

(asy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads