Bangunan 'Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara' diketahui juga membuka layanan rukyah dan bekam. Pengontrak bangunan yayasan itu, Yusup Rizaldi, juga dikenal sebagai seorang ahli rukyah.
Reporter detikcom mencoba menyambangi rumah Yusup di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Rumah Rizal, panggilan akrab Yusup, terletak di gang sempit di permukiman padat penduduk. Rumahnya tak terlalu besar, ukurannya kurang lebih sekitar 3 x 6 meter persegi. Di rumahnya itu, Rizal tinggal bersama istri dan kedua anak kembarnya yang berusia sekitar 3 tahunan.
Di lingkungan rumahnya, Rizal dikenal sebagai seorang ahli rukyah dan bekam. Tokoh masyarakat setempat, Ani, menuturkan Rizal kerap mengobati pasiennya di rumahnya. Selain itu, kata Ani, Rizal juga kerap menerima panggilan untuk merukyah orang. Sedangkan istri Rizal, Habsa, dikenal warga kerap memandikan mayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Rizal juga berjualan bubur bayi di rumahnya. Warga mengenal Rizal sebagai pribadi yang ramah dan suka bergaul. Mereka tak menyangka jika Rizal akhirnya diduga terlibat dengan peristiwa ledakan bom yang terjadi di Beji, Depok.
"Selama ini nggak ada yang aneh, orangnya suka bergaul juga," tutur Ani.
Rumah Rizal kini tak berpenghuni. Pintunya digembok. Istri dan kedua anak Rizal diketahui sudah diamankan aparat Polda Metro Jaya dini hari tadi.
Yusup Rizaldi disebut sebagai pihak yang mengontrak rumah yang dijadikan kantor Yayasan Yatim Piatu di Jalan Nusantara Raya, Beji, Kota Depok, yang merupakan lokasi ledakan bom.
(tor/gah)











































