Anas: Saya Yakin Menuju 2014, Cuaca Langit Politik Semakin Biru

Anas: Saya Yakin Menuju 2014, Cuaca Langit Politik Semakin Biru

Rina Atriana - detikNews
Rabu, 05 Sep 2012 15:58 WIB
Anas: Saya Yakin Menuju 2014, Cuaca Langit Politik Semakin Biru
Anas dan kawan-kawan (Jhoni H/ detikcom)
Jakarta -

Kendati suara PD dinilai menurun menurut beberapa survei, namun ketua umum PD Anas Urbaningrum yakin partainya bisa menangguk suara pada pemilu 2014. Warna 'biru' akan semakin kental pada pemilu 2014.

"Survei selalu menjadi evaluasi bagi Demokrat. Kita tahu dan sadar persis survei bukan hasil pemilu, namun terkait cuaca politik hari itu. Saya yakin menuju 2014, cuaca politik akan semakin biru langitnya," kata Anas Urbaningrum.

Hal itu dikatakan Anas saat ditanya tanggapan mengenai hasil survei Charta Politika usai mendaftarkan PD sebagai peserta pemilu 2014 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Rabu (5/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di survei kami yakin akan terus mengalami kenaikan. Pemungutan 5 April 2014 yang akan datang, dukungan rakyat ke Demokrat akan kembali meningkat. Dan kami siap mengemban amanat politik yang lebih besar," tutur Anas optimis.

Dalam survei yang dilakukan oleh lembaga Charta Politika, Partai Golkar masih menempati urutan pertama dalam tingkat keterpilihan. Posisi selanjutnya diikuti oleh Partai Demokrat dan PDI Perjuangan.

Setidaknya demikian menurut hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Charta Politika. Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 2.000 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan margin of error sebesar 2,19 persen. Survei digelar 8-22 Juli 2012.

"Golkar menempati urutan pertama dengan dipilih oleh 18 persen responden sementara Demokrat dan PDIP dengan masing-masing 12,5 persen dan 10,8 persen," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, dalam pemaparan hasil survei di Restoran Pantai Mutiara, Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, pada 30 Agustus 2012.

(nwk/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads