Belakangan ini August Parengkuan belajar sepak bola. Bukan karena ingin jadi pesepakbola melainkan demi melancarkan tugas barunya sebagai Dubes RI untuk Italia.
"Di sana mulai breakfast bicaranya sepakbola. Lunch, bola lagi. Dinner ngomong bola juga. Jadi kalau kita nggak kuasai bola, susah lobi dan berteman padahal itu yang penting buat diplomat," kata August.
Di hadapan pers yang menemui usai pelantikannya oleh Presiden SBY sebagai Dubes RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/9/2012), dia mengutip wasiat dari mantan Dubes RI untuk Italia. Yaitu agar wajib hukumnya bagi setiap dubes yang ditugaskan di Italia kuasai sepakbola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerjasama sepakbola juga akan menjadi salah satu misi August di Italia. Yaitu dengan meningkatkan hubungan dengan sekolah-sekolah sepak bola yang ada.
Italia juga dikenal sebagai pusat pendidikan fashion dan produk kulit bermutu. Augus berencana mendatangkan ahli dari Italia agar memberikan pendidikan kepada penyamak kulit dan desainer baju serta tekstil di daerah.
Malta selama ini mengimpor tekstil dari Indonesia, permasalahannya adalah walaupun tekstil itu dari Bandung oleh mereka dibikin made in Malta," sambung mantan jurnalis ini. (lh/mok)










































