Darmansyah (37) masih dirawat di lantai empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi, Jl. HM Yamin, Medan, hingga Jumat (31/8/2012) dinihari. Dokter sudah mengobati luka di bagian mata kaki kanan yang diduga tertembus peluru.
Keterangan yang diperoleh menyebutkan, Darmansyah semula hendak membeli rokok ketika melihat ramai orang berkerumun, Kamis 30/8/2012) sore. Ternyata polisi menggerebek rumah yang diduga sarang narkoba di Jl. Sering, Medan Tembung, Medan. Belakangan Darmansyah lunglai dan kakinya berdarah. Seterusnya dia dibawa dengan becak mesin ke rumah sakit.
Penggerebekan tersebut dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Polisi memang sempat melepaskan tembakan peringatan beberapa kali ke udara karena ada perlawanan dari warga.
Terkait kasus tertembak ini, polisi tengah mencari proyektil peluru di sekitar lokasi tertembaknya Darmansyah. Namun sumber tembakan itu masih belum bisa dipastikan.
โSaat itu petugas kita ada melepaskan tembakan peringatan, tapi ke atas,โ kata Komisaris Besar Andjar Dewanto, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut kepada wartawan di rumah sakit.
Penggerebekan yang dilakukan polisi sore tadi, berhasil mengamankan beberapa tersangka. Sementara barang bukti yang ditemukan antara lain satu klewang, satu celurit, satu samurai, mobil Innova, alat penghisap sabu (bong) dan daun ganja dua ons.
(rul/ega)











































