Hal tersebut disampaikan Didiek saat meninjau lokasi pos polisi di Plasa Singosaren, Solo, Jumat (31/8/2012) dinihari.
"Saat kejadian, korban sedang sendirian di dalam pos kemudian diberondong dengan empat tembakan. Dua mengenai dada, dua mengenai tangan. Korban meninggal di rumah sakit," papar Kapolda.
Didiek juga mengatakan, dari sekitar lokasi petugas juga menemukan beberapa selongsong peluru senjata laras pendek, namun dia tidak bersedia menyebut jenis senjata dan kalibernya dengan alasan masih untuk kepentingan penyelidikan.
Lebih lanjut, Didiek menegaskan pihaknya akan melakukan penanganan serius terhadap tiga aksi teror terhadap anggota dan aset kepolisian di Solo dalam sebulan terakhir. "Akan kita tangani satu per satu," ujarnya.
(mbr/ega)











































