Dalam rilis yang diterima detikcom Minggu (19/8/2012), buka puasa di KBRI Moskow yang diadakan Sabtu (18/8) itu berlangsung meriah. Berbagai hidangan khas Indonesia tersaji untuk dinikmati di hari terakhir bulan yang penuh berkah itu.
Lebih dari 100 warga negara RI berkumpul di KBRI yang berlokasi di jantung kota Moskow itu. Mereka menikmati aneka makanan khas Indonesia seperti jadah goreng, risoles, cendol dan pisang goreng. Selain itu, juga disediakan bakso, ayam tongseng, komlo, dan salmon bakar serta balado paru. Seluruh tamu yang hadir tampak menikmati acara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Idul Fitri juga momentum penting dalam peningkatan kualitas diri. Peningkatan dalam hubungan horizontal dan vertikal. Peningkatan kualitas dalam rangka hubungan Indonesia-Rusia," ujarnya.
Dia juga menilai Idul Fitri tidak hanya milik umat Islam, namun juga bisa dirayakan oleh semua bangsa. "Idul Fitri merupakan momentum bagi kebangkitan bangsa dan umat manusia," tuturnya.
Dubes Djauhari, dalam kesempatan tersebut, juga mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada seluruh masyrakat Indonesia dan juga umat muslim Rusia. Seusai buka, acara dilanjutkan dengan salat maghrib berjamaan dan takbir bersama.
"Maaf lahir batin bila ada salah kata dan perbuatan.
Hari ini, salat Idul Fitri akan dilaksanakan pada pukul 09.30 waktu setempat di lapangan KBRI dengan khatib M Aji Surya. Ketua Pengajian KBRI Moskow, Dr Sugiarto Joesoef, menyatakan kesiapannya untuk menggelar pelaksanaan salat dan pesta hari raya. "Kita siap melaksanakan salat dan pesta Lebaran," katanya.
(tor/tor)










































