Riau Dilanda Kebakaran Lahan, PT RAPP Siap Lakukan Pencegahan

Riau Dilanda Kebakaran Lahan, PT RAPP Siap Lakukan Pencegahan

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 15 Agu 2012 23:30 WIB
Pekanbaru - Menjelang lebaran, sejumlah wilayah Riau terjadi kebakaran hutan dan lahan. PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) siap membantu untuk mencegah kebakaran semakin meluas.

Dari data yang dihimpun di BMG Pekanbaru, menjelang lebaran ini terpantau sekitar 105 titik api melalui satelit NOAA yang berpusat di Singapura. Sebaran titik api ini telah membuat wilayah udara Riau diselimuti kabut asap.
 
Walau demikian, kabut asap yang menyelimuti itu belum menangggung jadwal penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Kabut asap akan terlihat pekat di saat pagi hari dan menjelang malam.
 
Melihat kondisi kebakaran hutan yang kembali terjadi dimusim kemarau ini, PT RAPP berkomitmen untuk melakukan pengelolaan hutan tanpa bakar (no burn policy). Hal itu dilakukan perusahaan kertas terbesar di Asia Tenggara itu sebagai upaya yang pro-aktif dengan mengintegrasikan manajemen pencegahan kebakaran dan meminimalisir potensi kebakaran dalam kesatuan sistem penanaman kayu yang berkelanjutan.
 
"RAPP telah berinvestasi untuk peralatan pengelolaan hutan tanpa bakar serta pelatihan pencegahan kebakaran. Bahkan kami melakukan pelatihan masyarakat sekitar untuk mengetahui bagaimana cara-cara pencegahan kebakaran sekaligus mengkampanyekan ’no burn policy’," kata Kusnan Ramin kepada detikcom, Rabu (15/8/2012).
 
Kusnan juga menjelaskan bahwa ancaman serius yang menyebabkan terjadinya kebakaran pada hutan berasal dari konversi lahan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab pada saat membuka lahan.
 
Untuk memitigasi ancaman ini, Tim Terpadu Reaksi Cepat RAPP melakukan pengawasan intensif. Terhadap ancaman kebakaran dan melakukan patroli darat dan udara untuk merespon setiap adanya api yang mengancam.
 
"Perusahaan telah menjadi anggota Fire Management Actions Alliance yang dikoordinasikan oleh FAO sejak Mei 2007. RAPP juga membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api di sekitar area konsesi termasuk bantuan infrastruktur, dan pelatihan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap bahaya kebakaran," tutup Kusnan.
 
Sementara itu, Pemprov Riau sendiri juga sudah mengantisipasi dengan membuat hujan buatan. Ini diperlukan agar pelaksanaan PON 9 September mendatang tidak terganggung dengan adanya kabut asap.

(cha/mok)


Berita Terkait