Wiranto & Wahid Pilih Netral

Pendukung Jangan Golput

Wiranto & Wahid Pilih Netral

- detikNews
Jumat, 27 Agu 2004 17:00 WIB
Jakarta - Pasangan capres yang gagal, Wiranto-Wahid, menyatakan secara pribadi netral dan tidak memihak capres mana pun. Namun keduanya meminta keapda para pendukung dan mantan pendukung tidak golput dan memilih sesuai hati nuraini mereka.Hal itu diungkapkan oleh Wiranto dalam jumpa pers didampingi Salahuddin Wahid, Fahrul Razi, Bambang W.Soeharto, Yan Juanda, Suaidy Marasabessy, dan Tulus Sihombing di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Jumat (27/8/2004).Menurut Wiranto, keputusan itu diambil setelah menerima keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) maupun Mahkamah Agung (MA) soal judicial review. Juga setelah melakukan pertemuan-pertemuan dengan pasangan capres-cawapres yang masuk putaran II untuk lebih mengerti, memahami dna meyakini apa yang dilakukan dan diperjuangkan untuk kepentingan bangsa dan negara 5 tahun mendatang."Berhubung dengan tanggung jawab kami pribadi dan tanggung jawab kami kepada pendukung sebesar 26 juta orang, secara pribadi kami berdua akan bersikap untuk tidak memihak dengan catatan bahwa kami akan menerima, menghormati dan membantu siapa pun pasangan capres yang terpilih secara adil, demokratis dan jujur," kata Wiranto.MaafWiranto juga menyampaikan pesan kepada para pendukung dan pemilihnya. "Kepada para pendukung dan pemilih kami, kami berdua sangat menghargai dan berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan. Kami mohon maaf dengan segala keterbatasan dan kendala yang dihadapi, kami belum bisa memenuhi harapan tersebut," paparnya."Walau demikian kami mengimbau dan mengharapkan kepada para pendukung dan pemilih untuk tetap berjuang dengan cara menggunakan hak pilih, memberikan suara kepada salah satu pasangan capres yang diyakini memiliki kemampuan memenuhi harapan bersama," sambungnya.Ketika ditanya apakah sikapnya adalah protes akibat tidak dilibatkan Golkar dalam memutuskan mendukung salah satu capres beberapa waktu lalu, Wiranto tidak mempersoalkannya. "Kalau pun kami berbeda dengan Partai Golkar, itu hal yang wajar-wajar saja," jawab pensiunan jenderal bintang empat ini.Tidak TerikatBagimana dengan imbauan Akbar Tandjung agar semua anggota Golkar mendukung Koalisi Kebangsaan? "Kami ini bukan pimpinan parpol. Memang imbauan itu juga masuk kepada kami. Tentu saja tidak ada keharusan aatu keterikatan kami untuk ikut melaksanakan imbauan tersebut. Kalau Golkar mendukung salah satu kandidat, kami tidak berpihak," jawab pria yang akrab dipanggil Pak Wir ini.Ditanya kesiapannya bertarung dengan Akbar Tandjung memperebutkan kursi ketua umum Golkar di Mukernas Golkar pada Desember mendatang, Wiranto belum bisa memberi jawaban pasti."Ini kan politik. Tentu saja kami sudah pertimbangkan secara seksama perkembangan dinamika poitik yang ada saat ini yang bergulir begitu cepat, saya belum bisa menjelaskannya. Karena fokus kami yaitu bagaimana kita menghadapi pilpres putaran II. Setelah itu baru kita bisa memberi jawab yang lebih pasti,"demikian Wiranto. (nrl/)


Berita Terkait