Peristiwa itu terjadi saat rombongan safari Ramadhan Partai Demokrat melintas di Jalan Wates KM 7, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Bantul, DIY, Rabu (8/8/2012), sekitar pukul 11.05 WIB. Rombongan yang terdiri dari 6 bus PO Nusantara itu dikawal 2 mobil patroli polisi.
Saat melintas di lokasi kejadian, mobil patroli yang berjalan di depan rombongan mengambil jalan terlalu ke tengah. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul truk bermuatan besi berpelat H 1635 LS yang dikemudikan Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat peristiwa ini, truk yang membawa besi dari Solo Baru dan rencananya akan dikirim ke Kulonprogo terbalik dan sempat menimbulkan kemacetan. Sopir truk mengalami luka ringan sementara kepala truk sedikit penyok.
Sementara bus rombongan Anas rusak di bagian depan tapi tidak terlalu parah. Menurut Yudha (41) pemilik bengkel yang tepat berada di lokasi kejadian, rombongan sempat berhenti sebentar dan ada beberapa orang yang turun berpakaian Partai Demokorat. Tapi hanya beberapa saat rombongan bus kembali meneruskan perjalanan.
"Tadi sempat ada yang turun, tapi sepertinya hanya menyerahkan urusan ke polisi lalu mereka meneruskan perjalanan," kata Yudha.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bantul AKP Setyo Heri Purnomo yang tiba di lokasi menyangkal jika kecelakaan terjadi akibat kesalahan mobil patroli. Ia menduga sopir truk kaget dan tidak menguasai medan.
"Kan itu pas jalanan agak menurun dan membawa muatan berat. Jadi karena panik, sopirnya berusaha membanting tapi beban muatan membuat truk tidak seimbang dan terbalik", katanya.
Rombongan safari Ramadan Partai Demokrat hari ini menyambangi Yogyakarta. Mereka membagikan sembako, berbuka bersama Sultan HB, tarawih, dan sahur bersama anak jalanan.
(trw/mad)











































