"Sudah nggak tahu ke mana komik-komiknya. Kami sudah kehilangan banyak foto juga. Sudah banyak yang hilang," ujar anak Kosasih, Yudowati, di Jalan Cempaka Putih III Nomor 2 Rempoa, Ciputat, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2012).
Alat-alat pembuatan komik seperti meja gambar, alat-alat menggambar dan lampu pun kini sudah tidak ada lagi di 'istana' sang komikus yang meninggal dinihari tadi di usia 93 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bapak itu orangnya baik dan sabar," kenang Yudowati.
Kosasih tinggal di rumah berlantai dua itu dengan Yudowati yang sudah memberinya seorang cucu. Di garasi rumah terparkir mobil jenis Carry yang sudah berumur. Mobil itu berdebu dan salah satu ban rodanya kempes.
Kosasih yang dikenal dengan karya-karyanya seperti Sri Asih, Mahabharata dan Ramayana meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB tadi. Berdasarkan catatan yang dilansir Wikipedia, karya Kosasih banyak berhubungan dengan kesusastraan Hindu dan sastra tradisional Indonesia, terutama dari sastra Jawa dan Sunda.
(vit/nrl)











































