5 Warga Donggala Sulteng Tertembak Saat Demo Menolak Tambang Emas

5 Warga Donggala Sulteng Tertembak Saat Demo Menolak Tambang Emas

Mahfudz Jufri - detikNews
Rabu, 18 Jul 2012 14:47 WIB
5 Warga Donggala Sulteng Tertembak Saat Demo Menolak Tambang Emas
Ilustrasi/detikcom
Palu - Lima dari ratusan warga yang tengah menggelar demonstrasi menolak tambang emas di Balaesang Tanjung, Donggala, Sulawesi Tengah, tertembak. Satu orang di antaranya, Sandra, tertembak di bagian rusuk kiri. Ia dilarikan ke rumah sakit di Palu.

Empat korban lainnya adalah Aksan, tertembak di punggung kanan. Aidin tertembak di betis kiri. Culi di bagian paha dan Iting belum diketahui tertembak di bagian mana.

Peristiwa penembakan yang terjadi Rabu (18/07/2012) sekitar pukul 11.00 WITA ini merupakan buntut dari demonstrasi sekitar 500 lebih warga dari 8 desa di Kecamatan Balaesang Tanjung sejak Selasa (17/7/2012) yang kembali melakukan aksi menolak tambang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka membakar dua alat berat milik perusahaan PT Cahaya Manunggal Abadi (CMA), sebuah perusahaan tambang bijih emas yang rencananya akan beroperasi di daerah itu. Selain dua alat berat, pos jaga milik perusahaan tersebut juga dibakar warga.

Rustam, warga setempat mengatakan, ratusan masyarakat yang konsentrasi di Desa Kamonji menolak rencana eksploitasi tambang bijih emas di daerah itu dipukul mundur aparat kepolisian dari Polres Donggala.

Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Soemarno mengaku mendengar informasi penembakan tersebut. Namun sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan. "Masih kita cek dan ricek lagi. Supaya nggak salah-salah," kata Soemarno saat dihubungi detikcom, Rabu (18/7/2012).

(trw/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini