"Waktu itu (Haris) pertama bilang Pak Irgan PPP. Dia (Haris) bilang ini sakti bos," kata Fahd saat bersaksi untuk terdakwa Wa Ode di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (17/7/2012).
Tapi Haris langsung menawarkan nama Wa Ode untuk membantu Fahd mengurus alokasi DPID dΓ Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Bener Meriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fahd mengaku ditawarkan Haris untuk mengurus alokasi DPID sebelum Oktober 2010. "Bos ada barang niy ente mau nggak," tiru Fahd mengutip tawaran Haris.
Barang yang dimaksud Fahd adalah DPID. Fahd kemudian menghubungi 3 bupati dari kabupaten yang ingin dimasukkan sebagai penerima DPID.
"Bertemu dengan bupati di Hotel Sultan, Bupati Pidie Jaya bertemu di Sari Pan Pacific, yang satu lagi (Bupati Bener Meriah) di Hotel Sultan. Saya bilang saya bisa urus dana transfer daerah," terang Fahd.
(fdn/ndr)











































