Kemungkinan Ditinggal Jokowi, Masyarakat Solo Sedih Sekaligus Senang

- detikNews
Minggu, 15 Jul 2012 03:20 WIB
Jakarta - Hasil hitung cepat (quick count) Pilgub DKI 2012 yang menempatkan Wali Kota Solo Jokowi sebagai pemenang sementara terbilang mengejutkan. Hasil itu disebut turut membuat bangga masyarakat Solo, meski tak urung juga membuat sedih.

Perhitungan suara hasil Pilgub yang dilakukan oleh KPU DKI memang belum selesai dilaksanakan. Namun, jika merujuk pada hasil quick count Pilgub DKI 2012, besar kemungkinan Jokowi akan melenggang menjadi DKI-1 meski harus melalui putaran kedua. Lalu kira-kira bagaimana reaksi warga Solo yang kemungkinan akan ditinggal Jokowi?

Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, punya pandangan mengenai hal itu.

"Hasil itu membuat masyarakat Solo sedih, tapi juga senang," kata Totok saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (14/7/2012) malam.

Menurut Totok, masyarakat Solo akan bersedih karena kemungkinan akan ditinggal oleh Jokowi. Selama ini, Totok menambahkan, masyarakat Solo sudah merasa cocok dengan gaya kepemimpinan Jokowi.

"Masyarakat sudah terlanjut cocok dengan gaya kepemimpinan beliau yang flamboyan, merakyat, jujur, orientasinya kan bukan kekayaan," tuturnya.

Meski demikian, kata Totok, masyakarat Solo juga senang dengan hasil yang dicapai Jokowi dalam putaran pertama Pilgub DKI. Sebab, sebagai putra daerah, capaian Jokowi membuat bangga masyarakat Solo.

"Senangnya karena ada putra daerah yang tampil di level lebih tinggi. Masyarakat senang pemimpinnya menjadi berpotensi menjadi Gubernur DKI, ibu kota negara," ujarnya.

Totok menyebut masyarakat Solo akan merelakan Jokowi naik ke level yang lebih tinggi. Dia juga menyebut Jokowi berpeluang besar memenangkan putaran kedua pilgub DKI.

"Pak Jokowi itu idenya banyak, dan kreatif juga. Mungkin itu juga yang menjadikan masyarakat DKI akan banyak memilih beliau," imbuhnya.


(trq/trq)