Inilah Demografi Pemilih Pilgub DKI Jakarta Versi LSI

Inilah Demografi Pemilih Pilgub DKI Jakarta Versi LSI

Dhurandhara HKP - detikNews
Rabu, 11 Jul 2012 19:02 WIB
Inilah Demografi Pemilih Pilgub DKI Jakarta Versi LSI
Jakarta - Lembaga Survei Indonesia (LSI) melansir hasil hitung cepat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012. Selain itu, LSI juga merilis hasil polling yang melihat demografi pemilih.

Metode tersebut bernama Exit Poll, yang dilakukan usai para pemilih mencoblos. LSI menggunakan 410 TPS se-DKI Jakarta dalam teknisnya. Dari masing-masing TPS, terpilih 2 orang.

Jumlah responden yang digunakan sebanyak 767 orang dengan margin of error kurang lebih 95 persen. Hasi polling ini diberikan dalam acara 'Quick Count & Exit Polling Pilkada DKI Jakarta' di kantor LSI, Jl Lembang Terusan D-57, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karakteristik warga yang datang berdasarkan umur, dibawah 21 tahun sebanyak 10,2 persen, 22-25 tahun sebanyak 9,8 persen, 26-40 tahun 38,4 persen, 41-45 tahun sebanyak 28,4 persen dan di atas 55 tahun sebanyak 13,3 persen.

Jika dipecah berdasarkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) serta Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok), pemilih Foke-Nara didominasi oleh pemilih di bawah 21 tahun dengan 36,1 persen. Sedangkan Jokowi-Ahok di dominasi usia 41-55 tahun dengan 45 persen.

Sementara itu berdasarkan gender, baik pasangan Foke-Nara maupun Jokowi-Ahok di dominasi dengan pemilih perempuan dengan masing masing 34,2 persen dan 42,6 persen.

Berdasarkan etnis, polling ini menunjukkan jika pasangan Foke-Nara mayoritas didukung 48,3 persen masyarakat Betawi. Sedangkan etnis Cina sebanyak 100 persen mendukung pasangan Jokowi-Ahok.

Jika melihat dari agama, Foke-Nara didominasi umat muslim dengan persentase 35,3 persen. Jokowi-Ahok didukung 77,1 persen umat Protestan.

Sementara menurut partai, Foke-Nara didominasi oleh partai Demokrat dengan persentase sebanyak 55,1 persen. Pasangan Jokowi-Ahok mayoritas didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebanyak 79,1 persen.

(ega/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini