"Belum ada (perkembangan). Kita juga mendekati kawan-kawannya di kost-kostan, belum ada (mengarah ke keberadaan Pipit)," kata Kapolres Depok, Mulyadi Kaharni, saat dihubungi detikcom, Rabu (11/7/2012).
Mulyadi mengatakan tidak ada kecurigaan dari teman sekamar sebelum Pipit menghilang. Saat itu, Pipit pamit hendak membeli sarapan. Setelah itu Pipit belum kembali hingga kini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai dugaan Pipit ikut aliran sesat, Mulyadi enggan mengomentarinya. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
"Nggak tahulah kalau itu (aliran sesat). Masih lidik," imbuhnya.
Keluarga Pipit di Tegal, Jawa Tengah, tidak mendapatkan kabar Pipit sejak 3 minggu lalu. Pipit yang baru mendapat gelar Sarjana Farmasi dari UI pada Februari 2012 dan kini sedang mengambil program apoteker di UI, semula bermaksud akan pulang ke kampung halamannya di Tegal.
Namun pada 16 Juni, dia membatalkan kepulangannya karena harus memberikan les dan hingga kini keluarga belum mengetahui kabar Pipit. Keluarga juga sudah melaporkan hilangnya Pipit ke Polres Depok pada 30 Juni silam.
(gus/)











































