Ingat! Coblos Calonnya, Tolak Uangnya

Ingat! Coblos Calonnya, Tolak Uangnya

- detikNews
Rabu, 11 Jul 2012 04:30 WIB
Ingat! Coblos Calonnya, Tolak Uangnya
Ilustrasi (dok.detikcom)
Jakarta, - Tak bisa dipungkiri bahwa praktik politik uang masih marak saat proses pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta berlangsung. Warga yang akan menggunakan hak pilihnya, diminta berperan penting dengan berani menolak politik uang.

Rencananya, pemungutan suara Pilgub DKI dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Setelah itu, bakal digelar penghitungan suara hingga sore.

"Peran penting masyarakat, bagaimana ada kemauan pemilih dalam melakukan penolakan. Bagaimanapun politik uang hanya beri keuntungan sesaat implikasi ke depan buruk," ujar peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Abdullah Dahlan, saat dihubungi detikcom, Selasa (10/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keberadaan praktik politik uang secara tidak langsung bisa berujung pada tindak pidana korupsi di kemudian hari. Karena para kandidat yang melakukan praktik ini, akan memiliki beban cost politik yang harus dibayarnya di kemudian hari jika ia terpilih.

Abdullah menilai, para elite politik yang berhasil tepilih dan duduk di kursi kekuasaan akan menghalalkan segala cara untuk mengembalikan cost politik yang tinggi tersebut. Tak jarang mereka pun terjerat hukum, termasuk salah satunya tindak pidana korupsi.

"Peran penting warga sangat strategis untuk melawan politik uang. Warga harus berani untuk melaporkan siapa saja yang melakukan hal seperti ini. Walaupun berat, tapi gerakan tolak politik uang harus dilakukan," imbau Abdullah.

(nvc/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads