Kasus Dirut PT Batubara, Panwaslu Sumsel Tunggu Hasil Klarifikasi
Selasa, 24 Agu 2004 04:13 WIB
Palembang - Panwaslu Sumatera Selatan masih menunggu hasil klarifikasi Panwaslu Muaraenim, berkaitan dengan dukungan kampanye Mega-Hasyim oleh Direktur Umum PT Batubara Bukitasam, Ismet Hermani."Kami masih menunggu hasilnya dari kawan-kawan di Muaraenim. Saya tidak tahu pasti apakah mereka mengundang Dirut PT BA," kata anggota Panwaslu Sumsel, Hamzah Ruslin, kepada detikcom, di kantornya Jalan M. Ryacudu, Jakabaring, Palembang, Selasa (24/8/2004).Menurut Hamzah, setelah mendapat laporan soal dugaan berkampanye yang dilakukan pejabat pemerintah, yakni Dirut PT BA, pihaknya kemudian melakukan rapat, selanjutnya meminta Panwaslu Muaraenim untuk mengklarifikasinya. "Kami harap kawan-kawan Muaraenim cepat menyelesaikan persoalan ini," kata Hamzah. Seperti diberitakan sebelumnya pada Rabu (18/8/2004) lalu, di sela-sela pemberian beasiswa terhadap 924 pelajar berpretasi dan tidak mampu setingkat SD, SMP, SMU, di Pasar Jaringan Tanjungenim, Muaraenim, Sumsel, Direktur Utama PT BA Tbk, Ismet Hermani, mengatakan sebagai warga Muaraenim khususnya dan Sumsel pada umumnya,seharusnya bangga jika yang menjadi pimpinan RI adalah wong kito, atau minimal punya ikatan moral dengan wong kito. "Bila perlu, kita keliling kampung sambil teriak pilih orang kita," ujar Ismet sembari berpesan kepada para penerima beasiswa. Walaupun tidak secara tegas menyatakan siapa yang harus dipilih, namun Ismet mengisyaratkan agar kita tak melupakan Megawati Soekarnoputri, yang merupakan istri Taufik Kiemas, warga asal Muaraenim. Terkait pernyataan Dirut PTBA itu DPD Partai Demokrat (PD) Sumsel menindaklanjutinya dengan melaporkan ke Panwaslu Sumsel.
(mar/)











































