"Pipit tidak terlihat sejak Sabtu pukul 17.00 WIB. Saya nggak tahu dia pergi ke mana, karena dia nggak pamit," kata Wulan, teman satu kos Pipit, kepada detikcom, Senin (9/7/2012).
Pipit cukup dekat dengan Wulan selama ini. Meskipun demikian, mereka kadang-kadang tak bertegur sapa selama seminggu, sebelum kemudian mengobrol atau nonton film bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pipit, menurut Wulan, baru saja mendapat gelar Sarjana Farmasi Februari silam . Saat ini Pipit sedang menjalani pendidikan profesi apoteker di universitas yang berlokasi di Depok, Jawa Barat, tersebut.
Wulan tak pernah melihat Pipit berjalan bersama teman laki-laki. "Setahu saya dia nggak punya pacar," katanya.
Awalnya dia tak menyadari temannya hilang dari lingkungan kosnya. Sampai setelah beberapa hari tak bertemu dia baru menyadarinya.
"Dibilang sedih ya sedih, kalau dibilang nggak juga biasa saja karena sudah biasa dia keluar kamar semigguan. Baru tahu kemarin, ya mudah-mudahan lekas ketemu," harapnya.
Ibu Pipit, Nadiroh (47), menyebut anaknya tidak ada kabarnya 16 Juni 2012. "Jadi waktu itu (16 Juni) dia pukul 12.00 WIB telepon, nanti malam sehabis maghrib mau pulang ke Tegal. Terus tiba-tiba pukul 16.45 WIB dia ngehubungi lagi, katanya enggak jadi pulang," ujar Nadiroh (47), saat dikonfirmasi detikcom, Senin (9/7/2012).
Kakak Pipit, Husni Mubarok, sudah melaporkan hilangnya Pipit ke Polres Depok. "Dilaporkan ke Polres Depok tanggal 30 Juni, tapi masih belum ada kabar lagi," katanya. Sedang Kasat Reskrim Polres Depok AKP Febriansyah saat dikonfirmasi, menyatakan pihaknya masih menyelidiki laporan tersebut.
(van/nrl)











































