"Untuk para warga kita semua, jangan lupa nanti malam kita operasi semut. Kita turunkan spanduk. Kita simpan untuk putaran kedua," tuturnya dalam orasi kampanyenya di velodrome Rawamangun, Jl Pemuda, Jakarta Timur, Sabtu (7/7/2012).
"Jangan lupa diambil setidaknya bisa jadi kenang-kenangan. Ayo kita juga pancangkan bendera merah putih di rumah kita," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jalan jalan ke Pantai Sanur jangan lupa membeli delima. Kalau nanti pilih gubernur, jangan lupa nomer lima," dendangnya sambil ditemani penyanyi Titi Qadarsih.
Faisal Basri juga mengantisipasi adanya serangan fajar jelang pencoblosan. Dia meminta warga DKI menggunakan hati nuraninya dalam memilih gubernur DKI 2012-2017.
"Biarkan mereka yang lain membagikan uang dan sembako tapi saya yakin hati warga sudah dengan kita. Ambil saja uangnya tapi jangan pilih mereka," imbaunya.
Sesuai peraturan, selama tiga hari masa tenang hingga Hari-H Pilgub DKI Jakarta seluruh alat peraga dan atribut setiap pasangan kontestan harus diturunkan. Tugas ini merupakan porsi Panwaslu DKI Jakarta, namun timses para pasangan calon secara moril berkewajiban untuk membersihkan atribut yang mereka pasang sebelumnya.
(gah/lh)











































