"Sudah dua kali diperiksa, dia belum mundur juga. Karena itu, kuminta legowo mundur sementara. Ini sanksi sosial, sanksi sosial itu dibawa mati loh," kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2012).
Ruhut memahami penjelasan-penjelasan Anas. Namun, ia sulit menerima citra PD terus terpuruk menyambut Pemilu 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, menurut Ruhut, penjelasan Ignatius Mulyono berbeda dengan penjelasan Anas. Dia menduga ada yang tidak beres.
"Anas katakan tidak terlibat tapi Mayor Jenderal Ignatius Mulyono menyatakan itu ada. Saya mohon KPK yang sangat dicintai rakyat silakan tunjukkan profesionalisme, kami tidak akan melindungi kader kami yang bermasalah hukim," tandasnya.
(van/aan)










































