Iran akan Bangun Reaktor-reaktor Nuklir Lagi

Iran akan Bangun Reaktor-reaktor Nuklir Lagi

- detikNews
Senin, 23 Agu 2004 16:33 WIB
Jakarta - Pemerintah Iran menyatakan akan membangun pembangkit listrik tenaga nuklir lagi. Menurutnya, Rusia telah dikontrak untuk menjalankan pekerjaan itu.Pemerintah Teheran juga mengklaim bahwa dua negara Eropa telah menyatakan minat untuk membantu pembangunan fasilitas serupa. Demikian seperti diberitakan kantor berita Associated Press (AP), Senin (23/8/2004).Rusia saat ini tengah membangun kembali reaktor nuklir pertama Iran, yang dimulai oleh Jerman Barat namun tertunda selama revolusi Islam tahun 1979 silam. Kerusakan yang dialami fasilitas nuklir di Bushehr, kota pantai di Iran selatan, selama perang dengan Irak tahun 1980-88, juga menyebabkan tertundanya peresmian dari tahun lalu menjadi Agustus 2006 mendatang.Namun meski adanya penundaan dan mahalnya biaya proyek tersebut (US$ 800 juta), pejabat-pejabat nuklir Iran menyatakan bahwa pemerintah ingin agar Rusia membangun reaktor-reaktor nuklir lagi. Ini untuk membantu menghasilkan tenaga listrik yang lebih besar. Iran tidak peduli dengan tuduhan AS bahwa fasilitas nuklir negara republik Islam tersebut digunakan untuk mengembangkan senjata atom."Kami punya kontrak dengan Rusia untuk membangun reaktor-reaktor nuklir lagi. Jumlahnya belum jelas, namun yang pasti kontrak kami dengan Rusia adalah untuk membangun lebih dari satu pembangkit listrik tenaga nuklir," tukas Asadollah Sabouri, deputi kepala Organisasi Energi Atom Iran yang bertanggung jawab atas proyek nuklir negeri itu.Dituturkan Sabouri, setidaknya dua negara Eropa telah menyatakan minat dalam proyek tersebut. Namun ia menolak menyebutkan negara yang dimaksud."Mereka telah memberikan dokumen-dokumen kepada kami yang menyatakan kesiapan mereka untuk bergabung dalam proyek ini. Kami menyambut mereka," tutur pejabat Iran tersebut. (ita/)


Berita Terkait