Wamenhan: Biaya Beli Pesawat Hercules Bekas Lebih Mahal

Wamenhan: Biaya Beli Pesawat Hercules Bekas Lebih Mahal

Ferdinan - detikNews
Rabu, 04 Jul 2012 18:45 WIB
Wamenhan: Biaya Beli Pesawat Hercules Bekas Lebih Mahal
Jakarta - Pemerintah tetap memilih menerima hibah 4 unit pesawat Hercules C-130 dari Australia dibanding membeli pesawat bekas yang juga ditawarkan Australia. Alasannya biaya untuk pembelian pesawat bekas akan lebih mahal.

"Sesuai data yang ada, pesawatnya (yang ditawarkan) rata-rata sudah 18 ribu jam terbang. Setelah 20 ribu jam terbangnya itu akan dinolkan lagi, perlu biaya tambahan," kata Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, usai rapat bersama Komisi I di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/7/2012).

Sjafrie menjelaskan harga satu unit pesawat bekas tersebut mencapai USD 15 juta, setara dengan biaya servis pesawat yang dihibahkan Australia. "Jadi kalau beli akan ada dua kali pembiayaan," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin meminta pemerintah mengkaji ulang hibah pesawat Hercules.

"Australia menawarkan 6 buah pesawat seharga USD 90 juta, jadi USD 15 juta per unit. Ya podo wae toh, sama aja. Sudah enggak usah hibah mending beli," ujar Tubagus.

(fdn/tor)


Berita Terkait