Bertha Mengaku Tak Berkomunikasi Saat Neneng Buron

Bertha Mengaku Tak Berkomunikasi Saat Neneng Buron

Ferdinan - detikNews
Jumat, 22 Jun 2012 15:11 WIB
Bertha Mengaku Tak Berkomunikasi Saat Neneng Buron
Jakarta - Politikus Partai Demokrat Bertha Herawati angkat bicara soal kasus pelarian istri Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni. Ia mengaku tidak mengetahui tempat persembunyian tersangka kasus Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kemenakertrans itu.

"Ketika Ibu Neneng telah menjadi buronan pun, saya tidak pernah tahu di mana Beliau bersembunyi. Tetapi dari media saya tahu bahwa Beliau ada di Malaysia," kata Bertha dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (22/6/2012).

Bertha mengaku mengenal Neneng sekitar tahun 2007 lalu. Dia dikenalkan Neneng oleh Nazaruddin yang menjadi kliennya.

"Sebagai notaris, saya sering diajak konsultasi oleh Pak Nazar dan juga oleh Ibu Neneng, khususnya pada saat mereka hendak melakukan pembelian aset atau hendak mendirikan perusahaan baru," jelas Bertha.

Namun, tidak semua pembelian aset dan pendirian perusahaan milik Nazaruddin dibuatkan aktenya melalui Bertha.

"Selama saya berhubungan dengan mereka, saya tidak pernah mengetahui apa sebenarnya jenis pekerjaan atau proyek-proyek yang mereka kerjakan, karena mereka tidak pernah membahas atau menceritakan urusan proyek kepada saya," ujar Bertha.

Selain itu, Bertha mengaku pernah berpergian ke Kuala Lumpur. Namun kunjungan itu tidak terkait dengan Neneng.

"Dan saya tidak bertemu atau pun kontak dengan Ibu Neneng, karena sejak Beliau buron, saya tidak pernah berkomunikasi dengan beliau," tuturnya.

Bertha juga tak tahu kepulangan Neneng ke Jakarta tanggal 13 Juni 2012. "Yang saya tahu adalah bahwa Ibu Elza Syarief, pernah menawarkan untuk membawa pulang Ibu Neneng ke Jakarta, dan bahkan membuat surat ke KPK untuk rencana tersebut," kata dia.

(fdn/aan)


Berita Terkait