Topik yang paling sering dibahas dalam RDP kali ini memang soal posisi penting di KPK yang lowong. Komisi III menduga jika pejabat-pejabat di KPK saat ini sudah terlalu overload.
Menurut Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas, wacana penambahan SDM di lembaga ini sudah ada sejak tahun lalu. Namun jika penambahan personel itu terealisasi, bakal timbul 'masalah' baru, yakni soal gedung baru KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada korelasi antara overload kasus dengan tempat berkantor," ujar mantan Ketua KPK ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
Pimpinan KPK lainnya, Bambang Widjojanto, mengaku lembaganya sudah pernah meminta kepada Dirjen Kekayaan Negara soal pencarian gedung baru. Namun permintaan itu ditolak karena tidak ada gedung yang kosong.
KPK merasa perlu meminta dicarikan gedung baru karena jumlah pegawai lembaga ini yang menempati gedung sekarang sudah overload. Sementara itu, dana untuk membangun gedung tak kunjung diloloskan DPR.
Bahkan Bambang sempat menyindir Komisi III dengan mewacanakan meminta bantuan kepada masyarakat untuk penggalangan dana buat pembangunan Gedung baru KPK.
"Karena KPK bukan hanya milik negara dan pemerintah, tapi milik masyarakat," jelas Bambang.
Pernyataan Bambang pun langsung membuat merah kuping anggota Dewan. Mereka meminta supaya Bambang lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan
Politikus PPP, Ahmad Yani, menegaskan jika Komisi III berkomitmen mendukung kinerja KPK. Menurut Yani, jika KPK sangat butuh gedung baru, lembaga tersebut bisa segera mengajukan permohonan.
Komentar Yani pun kembali disambar Bambang. Wakil Ketua KPK bidang penindakan ini menilai pernyataan seperti yang dikeluarkan Yani, sudah sering didengar.
"Pernyataan ini sudah beberapa kali sering dengar. Kalau cuma dukung, dalam bentuk apa?" sindir Bambang.
Rapat Komisi III dengan KPK pun kembali diskors. Rapat kembali dilanjutkan pukul 19.30 WIB.
(mok/lh)











































