Jubir Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyatakan, pesawat Boeing 737-800 yang ditumpangi Presiden SBY dialihkan ke Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, karena cuaca di Ambon kurang bersahabat. Jarak pandang terbatas.
"Cuaca di Ambon pada saat pesawat akan landing, di sana tidak memungkinkan. Dalam istilah penerbangan disebut dengan minimum jarak pandang waktu mendarat. Yaitu below minimal yang hanya 700 meter. Seharusnya minimum 2 ribu meter," beber Julian di Gedung Galaktika di Lanud Hasanuddin, Jumat (8/6/2012).
"Jarak pandang ke landasan hanya 200-700 meter hingga akhirnya diputuskan kembali ke Makassar karena tidak mungkin mendarat di Ambon," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY ke Ambon untuk membuka MTQ Nasional ke-24 pukul 19.00 nanti. Apakah dengan cuaca buruk sekarang ini SBY akan tetap menghadiri kegiatan tersebut?
"Sedianya masih menunggu 2 jam ini apakah ada perbaikan cuaca di sana. Jadi kita tinggal lihat cuacanya 2 jam ini. Nanti kita lihat kembali karena kami mendengar juga dari sekretaris militer bahwa ada beberapa pesawat komersial yang kembali seperti kita dan mendarat di Bandara Sultan Hasanudin," beber Julian.
(/)










































