AS Bersikeras Tidak Bisa Kerja Sama dengan Arafat

AS Bersikeras Tidak Bisa Kerja Sama dengan Arafat

- detikNews
Kamis, 19 Agu 2004 11:20 WIB
Jakarta - Pemerintah Washington bersikeras tidak bisa kerja sama dengan Yasser Arafat untuk mengembalikan perdamaian di Timur Tengah. AS tidak mengubah sikapnya meski pemimpin Palestina itu mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan.Demikian disampaikan Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Adam Ereli seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/8/2004)."Pandangan kami adalah bahwa Ketua Arafat telah menunjukkan catatan pelanggaran janji, sehingga Anda tahu, kami tidak bisa bekerja sama dengan dia," tukas Ereli. "Dia bukan mitra yang berguna bagi kami," imbuh pejabat tinggi Deplu AS itu.Sebelumnya Arafat dalam pidatonya mengakui bahwa "kesalahan-kesalahan yang tak bisa diterima" telah dilakukan pemerintahannya. Diimbuhkannya bahwa dirinya sendiri tidak luput dari kesalahan. Pemimpin veteran itu berjanji akan memperbaiki keamanan dan ketertiban di Jalur Gaza dan Tepi Barat.Ereli menegaskan bahwa Washington tetap menginginkan Arafat mengalihkan tanggung jawab keamanan ke Perdana Menteri (PM) Palestina Ahmed Qurie. "Elemen kritis penting untuk mencapai kemajuan adalah agar otoritas atas pasukan keamanan diletakkan secara efektif di tangan PM dan adanya konsolidasi nyata serta tindakan nyata terhadap para teroris," tegas Ereli. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads