"Sikap kritis NU dalam mendukung atau mengkritik ini didasari oleh pertimbangan etis bukan pertimbangan politis," papar Ketua Umum PB NU Said Aqil.
Hal itu dikatakan Said dalam pidatonya di acara Hari Lahir NU ke-89, di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta, Rabu (6/6/2012). Hadir dalam acara tersebut, ketua umum PKB Muhaimin Iskandar dan beberapa tokoh NU lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"NU bukan partai politik tetapi organisasi keagamaan yang memiliki tugas moral atau etis," ungkapnya.
Said Aqil juga menyatakan, sebagai organisasi keagamaan, sejak dulu NU berperan sangat besar dalam mengayomi dan membangun masyarakat, baik melalui pendidikan, dakwah dan lain sebagainya.
(mad/mad)










































