Alex Noerdin Waspadai 3 Hal dalam Pilkada DKI Jakarta

Alex Noerdin Waspadai 3 Hal dalam Pilkada DKI Jakarta

- detikNews
Rabu, 06 Jun 2012 16:03 WIB
Alex Noerdin Waspadai 3 Hal dalam Pilkada DKI Jakarta
Jakarta - Cagub DKI Alex Noerdin mewaspadai berbagai kecurangan yang mungkin terjadi dalam Pilkada DKI. Menurutnya ada tiga poin penting yang harus diwaspadai dalam Pilkada DKI.

"Ada tiga hal yang harus kita waspadai, kalau soal melawan lima pasangan yang lain tidak terlalu berat. Tapi yang masalah itu 1,4 juta fiktif DPT. Kedua aparat birokrasi yang tidak netral. Sedangkan yang berpihak adalah pelanggaran pilkada paling berat. Ketiga, dari ICW, Rp 1,3 Triliun bantuan sosial yang ditumpahkan gubernur sekarang ini," kata Alex Noerdin.

Alex mengatakan itu dalam acara silahturahmi dengan DPD DKI di rumah ketua umum Golkar Aburizal Bakrie di Jl Ki Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alex menambahkan setelah DPT diterima secara resmi, ia dengan pasangan cagub-cawagub lainnya akan menyelidiki kebenaran DPT tersebut. Hal itu dilakukan dengan mengumpulkan bukti menggunakan berbagai media.

"Kalau kita lebih menyimak bahwa lima pasangan ini, setelah menerima DPT resmi akan menyisir. Kedua, mengamati masing-masing wilayah harus dengan bukti yang jelas. Dengan video atau dengan kamera ponsel. Kejadian dimana, kapan, dihadiri siapa, laporkan," pinta Alex.

Alex optimis dengan dijalankannya tiga hal tersebut maka ia dapat maju hingga putaran ke dua. Ia juga yakin bila permasalahan dalam pilkada dapat diselesaikan, maka ia dapat memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

"Kalau tiga hal ini bisa di atasi, saya optimis masuk putaran ke dua. Saya tidak akan maju dengan pak Nono kalau tidak yakin menang. Mari kita bersatu, kalau ada gesekan, kita mengikuti pak ketua umum, kita pasti bisa mengatasi dan menang," ujar Gubernur Sumsel ini.

Sebelumnya, KPU Jakarta ramai dibicarakan karena 5 pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur menolak penetapan DPT. Hal ini dikarenakan 5 pasangan calon tersebut menduga adanya daftar pemilih fiktif. Hanya pasangan Foke-Nara yang tidak mempermasalahkan DPT.

(vid/mpr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads