Ketua KPK: Sikap Permisif, Skeptis dan Apatis Suburkan Korupsi

Ketua KPK: Sikap Permisif, Skeptis dan Apatis Suburkan Korupsi

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 04 Jun 2012 11:58 WIB
Ketua KPK: Sikap Permisif, Skeptis dan Apatis Suburkan Korupsi
Makassar - Sikap permisif, skeptis, dan apatis pada kasus-kasus korupsi dinilai oleh Ketua KPK Abraham Samad sebagai penyebab tumbuh-suburnya korupsi di negara ini. Sikap seperti itu harus diubah agar korupsi bisa dilawan secara bersama-sama.

Hal ini disampaikan Abraham, dalam kuliah umum 'Strategi Pemberantasan Korupsi' di aula Universitas Fajar, Makassar, Senin (4/6/2012).

"Sikap permisif, skeptis dan apatis pada perbuatan korupsi, menyebabkan korupsi tumbuh subur di negara ini. Respek masyarakat yang menganggap korupsi biasa-biasa saja, karena mereka tidak merasakan dampaknya secara langsung," tutur Abraham.

Abraham berharap masyarakat sepatutnya memberi respon yang sama ketika seseorang mengalami kecopetan di mal atau di pasar. Yakni menunjukkan rasa marah atau jengkel karena dicopet, demikian pula ketika ada kasus korupsi di sekitarnya.

"Masyarakat harus menganggap perbuatan korupsi itu bisa memorak-morandakan kesejahteraan hidupnya dan kondisi perekonomian negara," ujar Abraham.

Abraham juga menilai peraturan perundang-undangan belum memadai, sehingga potensi kebocoran dalam pengelolaan anggaran negara sangat besar. Termasuk pula lemahnya penegakan hukum dan tidak adanya keteladanan yang dicontohkan oleh pemimpin-pemimpin di negara ini.

"Pemimpin kita harus mencontoh perilaku hidup sederhana Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, yang menjual mobil pribadinya yang butut untuk membantu perekonomian negaranya yang goyah," tandas pria asal Makassar ini.

(mna/trw)


Berita Terkait