"Calon Dubes Malaysia Herman Prayitno. Teman dekat SBY, Akmil '73," jelas Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanudin saat berbincang dengan detikcom, Jumat (1/6/2012).
Posisi Dubes di Malaysia ini memang cukup prestisius. Walau tidak seperti di AS atau Eropa Barat, Malaysia memiliki posisi strategis karena terdapat hampir 2,5 juta WNI di sana.
Nah, biasanya posisi Dubes di Malaysia merupakan langganan atau jatah bagi mantan Kapolri atau jenderal kepolisian. Sebelum Da'i yang sempat mendapat gelar Datuk Tan Sri dari Kerajaan Malaysia, ada Jenderal (purn) Rusdiharjo. Sebelumnya memang sempat beredar posisi Dubes di Malaysia akan diisi juga oleh mantan petinggi polisi, Komjen (Purn) Ito Sumardi, namun entah bagaimana pilihan Istana beralih ke Herman.
"Dari dulu sebetulnya tak ada jatah-jatahan, tapi jujur saja para Dubes yang bukan dari karir, pada umumnya lebih banyak merupakan reward," terang Hasanuddin mengomentari isu jatah dubes itu.
Soal sosok Herman, Hasanuddin menilai, selain dekat dengan SBY sebagai sesama Akmil '73, dia juga pernah masuk sebagai tim sukses SBY di Pilpres."Dia pernah masuk tim echo," tuturnya.
Selain Herman, pada Senin 4 Juni mendatang, pemerintah akan mengajukan 21 calon Dubes. Salah satunya August Parengkuan yang juga wartawan senior Kompas. August akan menduduki posisi Dubes di Italia.
(ndr/asy)











































