"90 Persen sudah kami verifikasi dan laporkan ke Ketua Dewan Pembina," kata Silalahi dalam konferensi pers di Kantor DPP PD, Jakarta, Minggu (27/5/2012).
Dalam penelusuran Komwas PD, ada 3 hal yang menyebabkan terjadinya penyerangan kepada pengurus DPP PD yang dipimpin oleh Ketua Umum PD Anas Urbaningrum dan Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono tersebut. Komwas pun mengambil sejumlah langkah.
"Pertama kurangnya komunikasi antara DPP dan DPD. Kedua, kita menyoroti kepemimpinan DPD Maluku Utara. Ketua DPD ini nggak bisa mengendalikan para pendukungnya. Sehingga terjadi insiden, partai kami di daerah kurang well organiza," kritik Silalahi.
Sejumlah langkah pembenahan pun disiapkan. Karena Ketua DPD PD Maluku Utara yang juga Gubernur Maluku Utara Taib Armain juga baru saja menonaktifkan 5 ketua DPC PD tanpa pemberitahuan ke DPP.
"Kembali kita harus membenahi lagi organisasi DPD PD Maluku Utara ini yang selama ini rancu. Di sana tiba-tiba ada 5 orang ketua DPC yang langsung dinonaktifkan Ketua DPD. Akan kita tertibkan mengenai hal ini," katanya.
(van/)











































