Polda Jatim Tak Tahu Soal Penangkapan Guru Ngaji

Polda Jatim Tak Tahu Soal Penangkapan Guru Ngaji

- detikNews
Senin, 16 Agu 2004 17:42 WIB
Surabaya - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Endro Wardjojo menyatakan sampai saat ini Polda Jatim belum menerima informasi tentang penangkapan seorang guru ngaji di Surabaya, Ustadz Syaifuddin Umar alias Abu Fida (38)."Saya nggak tahu itu. Dan saya belum menerima informasi tersebut sampai saat ini," katanya ketika dihubungi detikcom, Senin (16/8/2004). Endro bahkan meminta apabila ada perkembangan informasi agar diberitahu. Sebelumnya beredar kabar seorang guru ngaji ditangkap di Surabaya, dan sudah ditahan polisi selama satu minggu. Yang bersangkutan dikabarkan mengalami penyiksaan dan dirawat di RSUD Dr. Soetomo.Namun ketika dihubungi ke rumah sakit, dan ditemui seorang perawat jaga di Instalasi Rawat Darurat, mengaku tidak tahu tentang adanya pasien yang dikirim dari Polda Jatim.Sementara pengacara Abu Fida, Fahmi Bachmid, batal menggelar testimoni yang menghadirkan orang tua Abu Fida. Saat didatangi wartawan di kantornya di Jalan Pawiyatan, Fadmi tidak ada di tempat. Menurut pesan yang dititipkan pada penunggu kantor Fahmi ada urusan keluarga, sedang telepon selularnya tidak bisa dihubungi.Abu Fida (38), yang berprofesi sebagai guru ngaji di Surabaya, ditemukan keluarganya dalam keadaan penuh bekas siksaan dan depresi. Ia ditemukan keluarganya pada Rabu (11/8/2004) pukul 20.40 WIB di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Dr Soetomo Surabaya setelah hilang sejak 4 Agustus lalu. (gtp/)


Berita Terkait