Amien Rais Sepakat Presiden dan Wapres Lepaskan Jabatan Parpol

Amien Rais Sepakat Presiden dan Wapres Lepaskan Jabatan Parpol

- detikNews
Rabu, 23 Mei 2012 18:17 WIB
Amien Rais Sepakat Presiden dan Wapres Lepaskan Jabatan Parpol
Jakarta, - Ketua MPP Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, sepakat presiden dan wapres tak boleh menjabat posisi strategis di parpol. Menurut Amien, loyalitas terhadap parpol harus dihentikan saat menjadi pimpinan negara.

"Sesungguhnya kalau kembali ke dasar moral partai politik itu akan ada kata-kata loyality to my party end when loyality to my country begin. Jadi loyalitas kepada partai berhenti saat loyalitas kepada bangsa dan negara dimulai," kata Amien kepada detikcom, Rabu (23/5/2012).

Menurut Amien, mestinya seorang pimpinan parpol meletakkan jabatan setelah menjadi presiden. Agar fokus mengurus negara tanpa terbebani tugas di parpol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi saya setuju bahwa presiden dan wapres itu harus berhenti dari jabatan parpol manakala menjadi presiden dan wapres. Termasuk menjadi pimpinan partai akan sulit dan membebaninya," katanya.

Sekjen PPP, M Romahurmuziy, mengusulkan agar dalam revisi UU Pilpres dilakukan sejumlah perubahan besar. Seperti presiden dan wapres tak boleh memegang jabatan apapun di parpol.

"Presiden dan wapres itu menjadi milik bangsa Indonesia dan mewakafkan semua jabatan di parpol setelah menjadi presiden dan wapres. Jabatan apapun di parpol harus diwakafkan dan diletakan. Supaya menjadi presiden yang netral," kata Romi.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini