"Sesungguhnya kalau kembali ke dasar moral partai politik itu akan ada kata-kata loyality to my party end when loyality to my country begin. Jadi loyalitas kepada partai berhenti saat loyalitas kepada bangsa dan negara dimulai," kata Amien kepada detikcom, Rabu (23/5/2012).
Menurut Amien, mestinya seorang pimpinan parpol meletakkan jabatan setelah menjadi presiden. Agar fokus mengurus negara tanpa terbebani tugas di parpol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen PPP, M Romahurmuziy, mengusulkan agar dalam revisi UU Pilpres dilakukan sejumlah perubahan besar. Seperti presiden dan wapres tak boleh memegang jabatan apapun di parpol.
"Presiden dan wapres itu menjadi milik bangsa Indonesia dan mewakafkan semua jabatan di parpol setelah menjadi presiden dan wapres. Jabatan apapun di parpol harus diwakafkan dan diletakan. Supaya menjadi presiden yang netral," kata Romi.
(/)










































