DPRD Tanggerang Didemo

Tolak PHK Massal

DPRD Tanggerang Didemo

- detikNews
Minggu, 15 Agu 2004 09:16 WIB
Jakarta - Buruh Tanggerang yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Independent (GSBI) hari ini mengadakan aksi demo menolak PHK Massal 360 rekannya. Sekitar 1000 buruh mengadakan aksi long march dari Plaza Merdeka ke DPRD Kota Tangerang. Buruh dari pabrik yang berlokasi di "Kota Seribu Pabrik" mendesak agar pemkot Tanggerang segera mengambil tindakan-tindakan yang strategis untuk menyalesaikan masalah perburuhan di Tangerang. Buruh yang akan berdemo merupakan gabungan buruh dari PT Panarab Industri, PT Jaba garmindo, PT Dong Djoe, PT Idola Bangun Idea, PT Hosana Garmen, dan CV Adi Chandra yangDemikian keterangan Ngadinah, pengurus DPW GSBI dari bagian advokasi kepada detikcom, Minggu (15/8/2004). "Pelanggaran perundang-undangan yang terjadi dan berbagai kasus PHK dari yang individu sampai yang massal sepertinya tidak menjadi perhatian yang serius dari Penguasa Daerah Tangerang, sehingga persoalan tersebut terus berlangsung tanpa ada upaya melakukan perubahan," kata Ngadinah. Masalah perburuhan yang kerap menimpa buruh pabrik di Tanggerang dicontohkan Ngadinah seperti PHK massal yang menimpa buruh pabrik PT Idola Bangun Idea. Sekitar 360 buruh pabrik tersebut di PHK massal tanpa alasan yang jelas. "Sebanyak 360 buruh terancam PHK. Pihak managemen PT IBI sudah mengeluarkan statemen PHK. Mereka di-PHK dengan alasan yang tidak jelas. Tampaknya mereka digiring untuk di-PHK tanpa pesangon," jelas Ngadinah. Pemkot Tangerang diharapkan segera mengambil tindakan-tindakan yang strategis untuk menyelesaikan masalah perburuhan di Tangerang. untuk itu, dilakukan Aksi Massa dengan dilandasi semangat peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 59. Hingga kini ratusan buruh asih berkumpul di Plaza Merdeka, Depan Ramayana Cimone. Hingga ini, mereka masih menunggu kedatangan rekan lainnya yang masih dalam perjalanan. Setelah terkumpul, barulah long march ke halaman Kantor DPRD Kota Tangerang digelar. Jadwal Long March molor dari rencana semula start pukul 09.00 WIB. (dni/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads