"Masih kami tunggu dari Kornel Sihombing," kata kontak person DVI antemortem Mabes Polri, Suprastiono, kepada detikcom, Senin (14/5/2012).
DNA dari keluarga inti Kornel ini masih terus ditunggu oleh tim DVI. Diharapkan hari ini seluruh data sudah bisa dimiliki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data sidik jari serta identitas penunjang lainnya memang sudah dimiliki DVI. Namun khusus DNA yang masih kurang. Pengecekan melalui DNA akan menjadi jalan terakhir untuk mencocokan korban.
Kornel M Sihombing (48) adalah salah seorang penumpang Sukhoi SuperJet 100 yang menabrak tebing di Gunung Salak, Jawa Barat. Kornel merupakan Kepala Divisi Integrasi Usaha PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Dia ikut terbang karena ditunjuk perusahaannya, untuk penjajakan kerja sama antara PT DI dan Sukhoi.
(mok/mei)











































