Kantor Dinas Pertanian Maluku Diancam akan Diledakkan
Sabtu, 14 Agu 2004 18:14 WIB
Ambon - Teror bom kembali terjadi di kota Ambon. Sekitar pukul 15.10 BTWI, kantor Dinas Pertanian Provinsi Maluku di kawasan Tanah Tinggi, diancam akan diledakkan.Teror bom melalui telepon tersebut diterima pegawai Subdin Keuangan Dinas Pertanian Maluku, Ola Maitimu, Sabtu (14/8/2004).Ola menuturkan, saat itu dirinya tengah bersama tiga orang pegawai lainnya. Tiba-tiba bunyi telepon di line 314178, dirinya yang langsung mengangkat telepon itu.Dari seberang, sambung Ola, terdengar suara laki-laki yang tidak dikenalnya. Tanpa banyak berbicara, sang penelepon mengatakan, 10 menit lagi bom akan meledak di belakang kantor. Pemuda itu juga menginstruksikan, untuk segera mengosongkan ruangan kantor.Ola kemudian segera memberitahu teman-temannya yang berada di ruangan lain. Ola mengaku takut ancaman itu benar-benar terjadi. "Sesudah menaruh gagang telepon, saya langsung memberitahukan teman-teman. Kalau terjadi sesuatu kan saya salah kalau tidak dikasih tahu," jelasnya.Setelah diberitahu Ola, semua pegawai bergegas keluar. Saat itu kebetulan ada dua orang polisi. Ola memberitahukan perihal ancaman bom tersebut dan langsung ditindaklanjuti.Meski agak lama, akhirnya petugas polisi lainnya tiba di lokasi kejadian. Setelah dilakukan penyisiran, ancaman itu sama sekali tidak terbukti.Kapolres Pulau Ambon dan pulau-pulau Lease, AKBP Leonidas Braskan yang dikonfirmasi detikcom mengatakan, acaman bom itu merupakan rangkaian aksi teror yang belakangan muncul kembali di Ambon. Untuk mengungkap pelaku, polisi sudah berkoordinasi dengan TNI.
(djo/)











































