Di Zona Aman, Pilot Sukhoi Bebas Bermanuver Hibur Penumpang

Di Zona Aman, Pilot Sukhoi Bebas Bermanuver Hibur Penumpang

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 14 Mei 2012 02:49 WIB
Di Zona Aman, Pilot Sukhoi Bebas Bermanuver Hibur Penumpang
Jakarta -

ATC Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, menegaskan bahwa izin turun ke 6.000 kaki bagi Sukhoi Superjet diberikan karena pesawat berada di wilayah aman. Di zona aman, pesawat Sukhoi dibebaskan bermanuver untuk menghibur penumpang.

"Yang pertama kita hanya mengizinkan pilot melakukan manuver di area yang kita sudah minta dan kita lakukan. Di training area, itu semua aman, termasuk di Gunung Salak dengan ketinggian 10.000 kaki. Sehingga kalau pilot meninggalkan training area, dia harus izin. Nanti ATC yang mengarahkan,"kata Deputi Senior General Manager PT Angkasa Pura Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Mulya Abdi saat dihubungi detikcom, Senin (14/5/2012).

Mulya menuturkan, saat Sukhoi meminta izin menurunkan ketinggian dan bermanuver terpantau sedang di daerah aman. Di daerah aman, pilot Sukhoi dibebaskan bermanuver. Meskipun manuver pilot juga harus memperhatikan keselamatan penumpang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya berpikir kalau soal manuver itu kita serahkan kepada pilot. Karena ATC tidak dalam kapasitas membatasi manuver pesawat. Selama masih dalam wilayah orbit yang aman tidak masalah, tentu saja pilot punya standar manuver," katanya.

Memang seperti apa standar manuver pilot pesawat terbang komersial? "Yang pertama tidak boleh melakukan belokan yang mengakibatkan pesawat bisa kehilangan kendali, dan dia tidak boleh keluar dari wilayah yang diizinkan. Seharusnya pilot paham dengan manuver yang dilakukannya,"katanya.

Sebelumnya diberitakan ATC Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng menegaskan bahwa izin turun ke 6.000 kaki bagi Sukhoi Superjet diberikan karena pesawat berada di wilayah aman. Setelah meminta izin turun, pesawat juga meminta izin melakukan manuver di kawasan itu.

"Minta izin orbit ke kanan. Jadi selama pesawat itu bermanuver di atas Atang Sendjaja, itu wilayah aman," kata Deputi Senior General Manager PT Angkasa Pura Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Mulya Abdi saat dihubungi detikcom, Minggu (13/5/2012).

Jadi, selama pesawat melakukan manuver berputar-putar di atas Atang Sendjaja bisa dijamin kalau Sukhoi berada di zona aman. Pantauan dari radar ATC, saat pilot meminta izin untuk turun ke 6.000 kaki dan kemudian bermanuver, pesawat berada di zona aman. "Di radar mereka di wilayah Bogor area di zona aman," tutur Mulya.

(van/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini