Perbaiki Sumber Daya ATC di Indonesia!

Perbaiki Sumber Daya ATC di Indonesia!

Dhurandhara HKP - detikNews
Sabtu, 12 Mei 2012 13:50 WIB
Jakarta - Kecelakaan Garuda Indonesia 152 yang menabrak tebing di Sibolangit, Sumatera Utara (Sumut) pada tahun 1997 terjadi karena miskomunikasi antara pilot dan petugas menara kontrol (Air Traffic Control). Hal ini menunjukkan vitalnya peran ATC, maka harus ditingkatkan baik SDM maupun infrastrukturnya.

"Pesawat saat ini sudah sangat canggih, maka seharusnya peralatan ATC harus mengikuti kecanggihan pesawat. Di Sepang, Malaysia dan India, ATC-nya sudah canggih," papar pengamat penerbangan yang juga eks CEO Pelita Air, Samudera Sukardi.

Hal itu disampaikan Samudera dalam diskusi "Polemik : Tragedi Penerbangan Lagi" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara anggota Komisi V DPR Arwani Thomafi mengatakan kondisi infrastruktur ATC di Indonesia sendiri masih buruk.

"Di beberapa tower bandara, ada yang tidak punya lift. Misalnya di Gorontalo. Ibu-ibu hamil naik dan tidak menggunakan lift," ujar Arwani.

Kedepannya, Arwani mengharapkan agar perbaikan infrastruktur bandar udara seperti ATC jadi perhatian serius bagi Kementerian Perhubungan. "Karena jika tidak diperhatikan, kedepan orang dari luar negeri akan takut untuk masuk ke Indonesia," tambahnya

(nwk/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads