UGM Tak Larang Irshad Manji Gelar Diskusi Asal Tidak di UGM

UGM Tak Larang Irshad Manji Gelar Diskusi Asal Tidak di UGM

- detikNews
Rabu, 09 Mei 2012 11:39 WIB
UGM Tak Larang Irshad Manji Gelar Diskusi Asal Tidak di UGM
Jakarta - Diskusi yang melibatkan Irshad Manji di UGM Yogyakarta telah dibatalkan. Pihak universitas tidak melarang perempuan asal Kanada itu menggelar diskusinya, asal tidak mengambil tempat di UGM.

"Kami tidak melarang diselenggarakan. Tapi itu tidak diizinkan kalau di UGM," ujar Direktur Pascasarjana UGM, Prof Dr Hartono, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/5/2012).

Hal ini, lanjutnya, terkait dengan nama besar UGM, sehingga banyak orang yang ingin membonceng. "Kalau bisa (diskusi) di sini bisa langsung mendunia. Ini budaya entertainment model baru," imbuh Hartono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, selama ini UGM dalam menjalin kerja sama internasional tidak ada asal-asalan. Segalanya melalui proses seleksi. Karena itu, diskusi semacam ini pun perlu diseleksi.

"Kita seleksi juga kerja sama internasional, menguntungkan atau tidak. Ini harus diwaspadai. Sesuatu yang timbul di Gadjah Mada itu bisa dipercaya," sambung Hartono.

"Kami tidak larang, tapi jangan di UGM. Apa yang dia (Irshad Manji) sampaikan itu mungkin cocoknya 50 tahun lagi," ucap dia.

UGM membatalkan diskusi Irshad Manji dengan pertimbangan nilai-nilai yang dipegang UGM dan dampaknya di masyarakat. Karena mudharatnya dinilai lebih banyak ketimbang manfaatnya, terpaksa diskusi dibatalkan.

Sebelumnya diskusi Irshad Manji terkait bukunya 'Allah, Liberty and Love' dibubarkan FPI di Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat (4/5). Irshad Manji yang dilabeli Barat "Feminis abad 21" dituding FPI menyebarkan paham gay dan lesbian.

(/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini