"Api diduga dari lapak pedagang pakaian yang ada di tengah jalan," ujar Komandan Peleton Dinas Pemadan Kebakaran (DPK) Kota Bekasi, Junaedi, saat dihubungi detikcom, Rabu (9/5/2012).
Menurut Junaedi, posisi lapak yang berada di tengah jalan dekat dengan ruko, sehingga menyebabkan api merambat ke bangunan ruko yang berada di sisi kiri-kanan sumber api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Junaedi memastikan sekitar lebih dari 30 ruko yang berdiri dalam satu komplek tersebut luluh lantah diamuk si jago merah.
"Sementara untuk pasar tradisionalnya selamat," katanya.
Api mulai muncul sejak pukul 22.30 WIB. Api mulai dikuasasi petugas DPK pukul 01.25 WIB setelah sebelumnya petugas bejibaku memadamkan amukan api.
"Di lokasi kejadian tidak ada hidran untuk membantu pemadaman api, sehingga petugas terkendala pasokan air. Kendaraan pemadam harus mengambil air di Pondok Kopi dan membuat lambat pemadaman," keluh Junaedi.
"Sekarang dalam proses pendinginan," imbuhnya.
(ahy/trq)











































