SBY: Saya Tidak Mungkin Datang untuk Menghina NU

SBY: Saya Tidak Mungkin Datang untuk Menghina NU

- detikNews
Jumat, 13 Agu 2004 17:30 WIB
Jakarta - SBY tidak mempermasalahkan beberapa orang yang melakukan aksi demo menolak kedatangan dirinya ke PBNU. Dia menganggap hal itu wajar. Tapi ditegaskan, tidak mungkin dirinya datang untuk menghina NU."Saya tidak mungkin punya tujuan untuk membikin masalah terhadap tokoh atau institusi yang saya temui. Tidak mungkin saya menghina NU. Tapi saya menyadari ada yang kontra dan tidak setuju dengan kedatangan saya. Itu wajar-wajar saja karena itu adalah kebebasan berdemokrasi."Demikian kata capres Partai Demokrat itu dalam jumpa pers usai bertemu Pelaksana Harian Ketua Umum PBNU Masdar F Mas'udi dan beberapa pimpinan NU lainnya di Kantor PBNU jalan Kramat Raya Jakarta Pusat, Jumat (13/8/2004).Dia membantah kedatangannya untuk membicarakan masalah politik dan dukung-mendukung. "Pertemuan ini untuk mengetahui jalan pikiran masing-masing dan membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Tidak selalu komunikasi kita letakkan dalam konteks poltik dan dukung-mendukung. Tidak seperti itu," kata SBY.Dia juga membantah isu-isu lama kalau dirinya akan menerapkan syariat Islam jika terpilih nanti, maupun isu di belakang dirinya dipengaruhi umat Kristen."Isu tersebut sudah saya klarifikasi. Itu tidak benar. Kalau terpilih, saya akan melindungi dan mengayomi bangsa Indonesia dan lebih memperhatikan masalah kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat," ujar SBY.Dia juga berencana akan bertemu dengan Rais Am PBNU Sahal Mahfud dan tokoh agama lainnya. Tapi dia membantah sudah mendapat dukungan dari PBNU Jawa Timur."Komunikasi akan saya lakukan terus menerus. Silaturahmi akan saya lanjutkan. Bukan hanya dengan tokoh Islam, tapi juga tokoh lain seperti Budha di Jakarta dan Kristen di Surabaya. Juga dengan KH Sahal Mahfud di Jateng. Tapi dengan PBNU Jatim, saya belum ada komunikasi sama sekali," akunya.Sedangkan Masdar mengatakan, pertemuan dengan SBY atas persetujuan dari Rais Am PBNU Sahal Mahfud. Jadi sudah dikonfirmasikan terlebih dahulu."Kami sudah welcome. Kami menerima kunjungan SBY atas persetujuan Rais Am PBNU sebagai pemegang mandat tertinggi. Kalau yang demo di depan tadi itu, mereka mendemo diri mereka sendiri. NU milik publik, tidak bisa dibatasi. Tapi kami tetap netral dan tidak akan mendukung calon tertentu. Kita bukan parpol," tukasnya.SBY tiba di Kantor PBNU pukul 15.30 WIB dengan menggunakan Toyota Alphard B 909 YS. Pertemuan yang berlangsung tertutup itu berakhir pukul 16.15 WIB. Tampak turut serta Ketua Umum Pengurus Besar GP Ansor Syaifullah Yusuf. Sedangkan SBY didampingi M Lutfi dan Jali Yusuf. (sss/)


Berita Terkait