Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar. Para karyawan terlibat bentrok dengan sekelompok warga.
Menurut kuasa hukum perusahaan, Johansen, saat kejadian, karyawan perusahaan tengah memanen buah sawit. Namun tiba-tiba, beberapa karyawan mendengar suara letusan senjata. Lantas mereka mencari sumber suara dan menemukan dua temannya tersungkur dengan luka tembak.
Ketika para karyawan hendak membalas aksi tersebut, sekelompok orang tersebut memberondong para karyawan. Lima orang terkena tembakan di paha dan betis. Setelah menembak, sekelompok orang itu melarikan diri.
"Kami tidak tahu jenis senjatanya. Yang jelas, karyawan perusahaan mengalami luka tembak," kata Johansen di RS Santa Maria Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani, Senin (7/5/2012).
Johansen menjelaskan, sebelum penembakan, kelompok itu pernah merusak jembatan milik perusahaan. Perusakan ini terakhir dilaporkan ke Polda 19 April. Namun hingga saat ini, kasus tersebut belum direspons.
Pasca penembakan, lokasi dijaga Polres Kampar dan Polda Riau.
Nama-nama korban luka tembak adalah Adi Saputra, Edward Sitinja, Pardamean Manik, Rivai Tobing, Cornelis Napitupulu, Kondar Aritonang, dan Enkab Simatupang.
(trw/nrl)











































