Saan Mustapa: Kita Percayakan KPK Ungkap 'Ketua Besar'

Saan Mustapa: Kita Percayakan KPK Ungkap 'Ketua Besar'

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jumat, 04 Mei 2012 08:33 WIB
Saan Mustapa: Kita Percayakan KPK Ungkap Ketua Besar
Jakarta - Partai Demokrat mendukung upaya KPK menuntaskan kasus korupsi Wisma Atlet yang menyeret sejumlah politisinya. Partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga tidak akan mengintervensi proses penegakan hukum bahkan terhadap Anas Urbaningrum sekalipun jika nama 'Ketua Besar' yang telah dikantongi KPK merujuk kepada Sang Ketua Umum.

"Kita percayakan saja kepada KPK untuk mengungkap itu semua, untuk membuktikan itu semua. Kita dari Partai Demokrat tidak akan mengintervensi proses penegakan hukum," ujar wasekjen DPP Partai Demokrat, Saan Mustapa, kepada detikcom, Jumat (4/5/2012).

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen mengatakan KPK telah mengantongi nama yang dimaksud sebagai 'ketua besar'. Namun dia enggan menyebut nama tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentunya demikian (sudah mengantongi siapa ketua besar). Tetapi, harus didalami perannya seperti apa ketua besar ini," kata Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen, saat dibubungi melalui telepon selulernya, Kamis (3/5/).

Terpidana kasus suap wisma atlet, Mindo Rosalina Manulang menyebut sosok 'Ketua Besar' adalah Mirwan Amir sedangkan Bos Besar adalah Anas Urbaningrum. Julukan muncul dalam percakapannya dengan Angie via BlackBerry Messenger.

Hal sama namun terbalik, dikatakan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat (PD) M Nazaruddin. Berdasarkan versi Nazaruddin, ketua besar adalah Anas Urbaningrum. Sedangkan bos besar itu Mirwan Amir.

"Ketua besar itu Anas Urbaningrum. Bos besar itu Mirwan Amir," kata Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (16/1) lalu.

Istilah ketua besar terungkap dalam pembicaraan BlackBerry Messenger (BBM) antara Rosa dan Angelina Sondakh. Angelina mengatakan kepada Rosa bahwa ketua besar menginginkan "Apel Malang" yang diakui Rosa adalah uang.

(rmd/rmd)


Berita Terkait