"Kita percayakan saja kepada KPK untuk mengungkap itu semua, untuk membuktikan itu semua. Kita dari Partai Demokrat tidak akan mengintervensi proses penegakan hukum," ujar wasekjen DPP Partai Demokrat, Saan Mustapa, kepada detikcom, Jumat (4/5/2012).
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen mengatakan KPK telah mengantongi nama yang dimaksud sebagai 'ketua besar'. Namun dia enggan menyebut nama tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpidana kasus suap wisma atlet, Mindo Rosalina Manulang menyebut sosok 'Ketua Besar' adalah Mirwan Amir sedangkan Bos Besar adalah Anas Urbaningrum. Julukan muncul dalam percakapannya dengan Angie via BlackBerry Messenger.
Hal sama namun terbalik, dikatakan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat (PD) M Nazaruddin. Berdasarkan versi Nazaruddin, ketua besar adalah Anas Urbaningrum. Sedangkan bos besar itu Mirwan Amir.
"Ketua besar itu Anas Urbaningrum. Bos besar itu Mirwan Amir," kata Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (16/1) lalu.
Istilah ketua besar terungkap dalam pembicaraan BlackBerry Messenger (BBM) antara Rosa dan Angelina Sondakh. Angelina mengatakan kepada Rosa bahwa ketua besar menginginkan "Apel Malang" yang diakui Rosa adalah uang.
(rmd/rmd)










































